Bismillah...
Resah kah hati mu??
Maka ketika aku bersendirian, aku memikirkan tentang diri aku. Khilaf aku, maksiat aku dan dosa-dosa aku. Tiba-tiba hatiku terdetik untuk membaca beberapa petikan ayat al Quran yang benar-benar menyentuh hati aku.
Allah سبحانه و تعالي berfirman:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
“Dan Rabb kalian berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku akan kabulkan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk ke neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al-Mukmin/Ghafir[40]: 60)
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa jika ia memohon kepada-Ku. Karena itu, hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada di atas kebenaran.” (QS. Al-Baqarah[2]: 186)
Barulah aku tahu mengapa kadang-kadang ada doa aku tidak dimakbulkan sebab aku tinggalkan ibadatNya. Dalam hal ini dapat dilihat antara hubungan manusia sendiri. Kalau kita nak cikgu ka, lecturer ka atau boss kita sayangkan kita, kita kenalah buat kerja seperti yang diarahkan. Apatah lagi dengan pencipta kita , Allah S.W.T. Namun tuhan kita masih sayangkan kita walau kadang-kadang kita terlanjur, Allah masih menghidupkan kita, masih memberi kita nikmat yang tidak terhingga. Mengapa kita mesti jadi insan yang tidak bersyukur?
Ayat ni aku suka
مَامِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُوْ اللهَ بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيْهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيْعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللهُ بِهَا إِحْدَيْ ثَلاَثٍ: إِمَّاأَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَالَهُ فِيْ اللآخِرَةِ وَإِمَّ أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوْءِ مِسْلِهَا. قَالُوْا: إِذًا نُكْثِرَ. قَالَ: اللهُ أَكْثَرُ
“Tidaklah seorang muslim berdoa kepada Allah yang di dalammya tidak ada unsur dosa dan pemutusan hubungan keluarga kecuali Allah pasti memberikan salah satu di antara tiga hal ini: doanya segera dikabulkan, Dia menyimpannya di akhirat untuknya, atau Dia menghindarkan orang tersebut dari kejelekan yang sebanding. ” Mereka berkata, “Kalau begitu, kami akan memperbanyak doa.” Beliau bersabda, “Allah lebih banyak (mengabulkan).”
Walau aku bukan dalam kalangan penafsir yang hebat, tetapi Allah menciptakan aku akal untuk memahami ayat-ayatnya yang tiada penafian ini. Sesungguhnya jika kita berdoa, tetapi tidak dimakbulkan, sebenarnya Allah cuba memberikan kita yang lebih baik dan mungkin untuk elakkan kita dari keburukkan atau memburukkan permintaan kita. Ya Allah, engkau menangkanlah Umat Islam yang tewas sekarang ini. Matikannlah kami dengan mati syahid. Doa untuk umat sekalian… Amin…
Assalammuailaikum…
Tadahlah tangan... Berdoalah sayang... Kita kan ada Allah S.W.T.
Di sini juga aku ada video, mudahan dapat menjadi petunjuk... Amin...


No comments:
Post a Comment